11 Trik Berdagang yang Dirahasiakan. Wajib Tahu!

11 Trik Berdagang yang Dirahasiakan. Wajib Tahu!


Elangrimba.com - Beberapa dari Teman dekat Dream kemungkinan tidak mengetahui jika pedagang memakai banyak tehnik untuk merekayasa pemikiran konsumen setianya.

Beberapa pedagang selalu memakai taktik marketing tertentu supaya dagangannya laku.

Karenanya, sebagai customer, kamu harus cermat dan siaga dengan taktik yang mereka pasang.

Dikutip dari BrightSide.me, berikut 11 kecurangan yang dipakai pedagang untuk mempengaruhi konsumen setianya.

1. Tawarkan produk yang lebih kekinian

Untuk menarik konsumen setia, pedagang terkadang tawarkan produk yang serupa tetapi kelihatan lebih modern. Dengan sedikit pengubahan pada resep atau memiliki bentuk, produk yang awalnya tidak laris karena kelihatan terlampau simpel jadi laku setelahnya.

2. Mainkan trick psikis dalam menu

Langkah ini biasa dilaksanakan oleh restaurant. Mereka membuat menu berdasar citra sebuah keluarga. Masakan yang dihubungkan dengan periode kecil atau bikinan orangtua jadi kunci ajaib untuk memengaruhi konsumen setia yang telah berkeluarga.

Tidak hanya itu, menu makanan yang dikasih info mengenai nilai nutrisi dan semua info detil yang lain lebih menarik di mata konsumen setia. Pemakaian warna ikut juga memengaruhi keputusan konsumen setia untuk coba menu yang dijajakan.

Trick yang terbanyak dipakai ialah permainan harga. Karena konsumen setia benar-benar peka pada harga, restaurant terkadang tidak memberikan angka 0. Tetapi cuman nominal harga dalam menu yang dijajakan.

3. Memakai trick perbedaan harga

Bila konsumen setia berasa harga sebuah barang terlampau mahal, pedagang akan keluarkan produk yang hampir serupa tetapi pada harga yang lebih mahal.

Dengan itu, konsumen setia akan membuat perbedaan pada harga barang yang pertama. Konsumen setia akan mendapati jika barang pertama rupanya tambah murah dari yang baru dikeluarkan oleh pedagang.

4. Membuat legenda

Langkah yang lain yang dilakukan pedagang supaya dagangan laris ialah membuat legenda berbentuk iklan di televisi. Banyak contoh iklan yang menjadi legenda sampai beberapa orang ingat produk itu cukup dengan dengar lagu pembukanya saja.

5. Manfaatkan karakter malas konsumen setia

Pedagang manfaatkan karakter malas konsumen setia dalam soal belanja. Mereka benar-benar pahami kemauan konsumen setia yang berpikiran jika beli paket dengan jumlah banyak lebih memberikan keuntungan dan mengirit.

Suatu hal yang sesungguhnya tidak perlu. Konsumen setia sesungguhnya dapat beli dengan jumlah seperlunya bila ingin mengirit pengeluarannya.

6. Permainkan psikis konsumen setia

Langkah ini umumnya banyak ditemui di minimarket atau swalayan. Konsumen setia kerap memandang cap harga warna merah ialah harga diskon. Walau sebenarnya tidak selamanya begitu.

Ukuran troli menyengaja dibikin besar supaya bisa merayu pemikiran konsumen setia untuk berbelanja lebih banyak. Pemakaian lantai yang memiliki ukuran kecil membuat troli yang kosong mengeluarkan bunyi keras saat didorong.

Karenanya konsumen setia usaha berjalan pelan-pelan supaya troli tidak memunculkan suara bising. Ini akan membuat konsumen setia habiskan waktu semakin banyak dalam toko.

7. Di iklan tertentu mode memakai produk semakin banyak

Kenapa di iklan permen karet mode dilukiskan selalu kunyah 2 buah permen karet?

Trick itu untuk munculkan asumsi jika langkah yang betul nikmati permen karet ialah mengunyahnya sekitar 2 biji. Trick ini kelihatan pada produk vitamin atau tipe obat tertentu.

Sedang di botol shampoo produsen selalu mengingati jika konsumen setia bisa keramas 2x satu hari untuk memperoleh hasil terbaik. Trick ini akan membuat shampoo cepat habis dan konsumen setia membeli lagi.

8. Membuat produk yang gampang hancur atau raib

Pada 1957, perusahaan perlengkapan rumah tangga Henckels membuat pengupas kentang yang paling bagus. Beberapa orang perlu membeli sekali seumur hidup. Mengakibatkan pemasaran alat pengupas kentang itu menurun.

Lalu tiba gagasan genius untuk bikin alat sama dengan sedikit pengubahan pada gagangnya yang dicat serupa warna kulit kentang.

Mengakibatkan banyak yang tanpa menyengaja buang kulit kentang bersama-sama dengan alat itu, dan pemasaran juga naik lagi.

9. Menambah berat pada produk

Perusahaan umumnya usaha menambah berat pada produk mereka. Misalnya, memberitahukan ke konsumen setia jika produk mereka direferensikan oleh beberapa lembaga tertentu atau pakar.

Terkadang perusahaan memberikan info jika produk mereka memiliki kandungan beberapa bahan alami walau pada realitanya rasionya benar-benar kecil sekali, kemungkinan 1:10.000.

10. Meningkatkan harga berdasar tipe kelamin konsumen setia
Bukti memperlihatkan harga barang keperluan untuk wanita 7 % tambah mahal diperbandingkan untuk yang lelaki. Walau sebenarnya beda harga itu karena hanya berbeda berwarna saja.

Peristiwa ini dikenali bernama pink tax dan karena ada opini jika wanita ialah konsumen setia yang terbaik.

Beberapa barang yang masuk pink tax ini ialah shampoo, alat keperluan bayi, dan pangkas.

11. Merekayasa info mengenai produk

Ahli marketing kerap merekayasa istilah saat menulis deskripsi untuk produk makanan. Misalkan, keripik kentang yang sesungguhnya bukan keripik kentang asli, karena kandungan kentangnya cuman 42 % dan wujud potongannya yang tidak wajar.

Hal sama berlaku untuk produk keju, khususnya berbentuk lembar yang dibungkus terpisah. Kandungan keju sesungguhnya dari produk semacam ini kurang dari 51 persen.

Karenanya produsen harus memberikan cap produk turunan keju, walau dalam huruf kecil yang dicatat pada sebuah lokasi yang jauh dari merk yang berisi kata keju.(Sah)


Tidak ada komentar untuk "11 Trik Berdagang yang Dirahasiakan. Wajib Tahu!"